Tasyakuran dan Istighotsah Dalam Rangka Penutupan PPL II Kelompok 4 Di SMK Al-Khidmah Ngronggot

Oleh : Mukhamat Saini

          Tanpa disadari bahwa pelaksanaan PPL II di tengah masa pandemi sudah diujung acara. Suasana rasa syukur dan gembira saat penutupan di Aula MA Al-Khidmah Ngronggot menjadi saksi sejarah dalam penutupan PPL II  pada hari selasa, 09 Pebruari 2021. Pukul 09.00 WIB. adapun rangkaian acara dalam penutupan tersebut ialah pembukaan, pembacaan ayat suci al-Qur’an, istighotsah dan do’a, sambutan-sambutan, penutup dan ramah tamah. Dalam acara istighotsah tersebut dipimpin langsung oleh ketua komite yaitu bapak KH. Masykur Ghofar (termasuk ketua Syuri’ah MWCN NU Kecamatan Ngronggot).

          Sambutan pertama disampaikan oleh peserta PPL II ketua kelompok 4 atas mas joko (salah satu penerima beasiswa Madin dari Pemprov Jatim) dia mengatakan beribu-ribu terimakasih kepada segenap pengurus yayasan, kepala MA Al-Khidmah, DPL kelompok 4, segenap dewan guru yang sudah bersedia mendampingi selama pelaksanaan PPl II berlangsung terutama dalam hal pembelajaran daring dengan berbagai strategi dan inovasi yang sudah dipraktekkan, jadi antara peserta PPL II dan dewan guru pamong mampu bersinergi dalam rangka tukar pengalaman (take and give) untuk mendapatkan pembelajaran yang maksimal ditengah-tengah siswa-siswi. Kemudian, ada pesan dari kepala MA Al-Khidmah, tentang kelanjutan kerjasama atau MoU antara MA Al-Khidmah Ngronggot dan STAIM Nglawak Kertosono.

          Senada juga disampaikan oleh bapak Dr.  Badrus, M.Pd.I selaku kepala MA Al-Khidmah Ngronggot. Mengenai tindak lanjut MoU tersebut misalnya pendampingan kegiatan OSIS atau acara seminar yang diadakan oleh pihak STAIM untuk mengundang para siswa-siswi diacara tersebut. Bentuk lainnya, semisal seminar atau diklat untuk guru-guru dalam rangka peningkatan kapasitas guru di wilayah MA Al-Khidmah Ngronggot.

          Kemudian, sambutan dari bapak Mukhamat Saini, S.Fil.I, M.A. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Beliau menyampaikan tentang ucapan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat wabil khusus pengurus yayasan, kepala MA Al-Khidmah dan semua dewan guru pamong yang sudah membimbing para mahasiswa PPL II. Mengenai tindaklanjut MoU, beliau menyambut dengan baik dan menanggapi insyaAllah akan disiapkan draf MoU kemudian ditanda tangani oleh Ketua STAIM Nglawak Kertosono dan kepala MA Al-Khidmah Ngronggot. Untuk selanjutnya, disepakati kedua belah pihak untuk mengkrucutkan bentuk riil kegiatan yang saling menguntungkan atau simbiosis mutualisme dari kedua lembaga ini. Apalagi, beberapa alumni STAIM sudah menjabat atau menjadi guru di MA Al-Khidmah Ngronggot, belum lagi setiap tahunnya MA Al-Khidmah Ngronggot juga mengirimkan para alumninya untuk kuliah di STAIM Nglawak Kertosono, ujar beliau.

          Terakhir, kesan dan pesan disampaikan oleh perwakilan guru pamong disela-sela penutupan tersebut. Kesan yang disampaikan sangat singkat dan jelas bahwa dikarenakan suasana pandemi sehingga pembelajaran daring untuk bertemu dengan peserta PPL II sangat terbatas terkadang ketemu dijalan lupa kalau itu peserta PPL II yang menjadi bimbingannya. Pesan dari salah satu bapak guru pamong tersebut ialah jangan berhenti menuntu ilmu dan terus berkreasi dalam model pembelajaran baik daring maupun luring sebagai bentuk pengamalan ilmu yang sudah didapat selama dibangku perkuliahan, kata beliau. Kesan dan pesan juga disampaikan oleh perwakilan salah satu siswi kelas XII MA Al-Khidmah Ngronggot, ternyata pembelajaran daring yang dilaksanakan oleh mahasiswa peserta PPL II sangat asyik dan sangat jelas dipahami. Terutama mas joko yang berkali-kali disebut katanya cara mengajarnya jelas dipahami dan tidak membosankan. Kemudian, siswi ini berpesan kepada segenap mahasiswa peserta PPL II kelompok 4 agar secepatnya bisa melaksanakan skripsi dan wisuda S1. Harapan kami selaku siswa-siswi kelas XII  MA Al-Khidmah Ngronggot, mudah-mudahan bisa melanjutkan perjuangan; seperti kakak-kakak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang tinggi. Kami juga menginginkan bisa lanjut kuliah yang dekat dengan rumah saja, sehingga kami juga bisa membantu orangtua sambil belajar dengan sungguh-sungguh, kata siswi kelas XII  tersebut. Acara ditutup dengan ramah tamah dengan makan bersama hidangan tumpeng.                  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *