STAIM dan Pemda Nganjuk Bersinergi Tingkatkan Kualitas Pendidikan Keagamaan dan Keshalehan Anak

Para dosen STAIM kembali menunjukkan komitmen mereka dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi melalui keterlibatan aktif pada kegiatan sosialisasi keagamaan bersama pemerintah daerah. Dalam acara “Sosialisasi Perencanaan dan Penganggaran Hibah Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2027” yang berlangsung di Nganjuk pada 24–25 November 2025, sejumlah dosen STAIM hadir sebagai peserta undangan dan mitra pemda. Kehadiran mereka menjadi wujud konkret sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan keagamaan.

Dalam forum tersebut, para dosen STAIM turut memberikan kontribusi pemikiran terkait penguatan pendidikan keagamaan, khususnya melalui Madrasah Diniyah. Dedikasi mereka selama ini dalam membina keshalehan anak mendapat apresiasi dari pemda, yang menegaskan bahwa indeks keshalehan anak di Kertosono mengalami peningkatan berkat peran aktif para pengajar Madin, termasuk dosen STAIM. Kerja sama ini semakin memperkuat posisi STAIM sebagai mitra strategis pemda dalam pembinaan generasi muda yang berakhlak dan berpengetahuan.

Melalui penganggaran, pendampingan, serta keterlibatan langsung di lembaga-lembaga masyarakat, yayasan yang menaungi Madin, dan program sosial, dosen STAIM berkontribusi nyata dalam mengembangkan ekosistem pendidikan keagamaan yang sehat. Kehadiran para dosen dalam kegiatan sosialisasi tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antarlembaga mampu menghadirkan dampak positif dan berkelanjutan bagi peningkatan kualitas pendidikan dan keshalehan anak di Kabupaten Nganjuk.