Nganjuk, tanggal 25-26 November 2021. Mahasiswa STAIM bersama rombongan LESBUMI Nganjuk mengadakan Studi Tour ke Yogyakarta. Study Tour adalah kegiatan wisata yang dilakukan dengan tujuan untuk menambah dan menumpuk pengetahuan Mahasiswa/i maupun siswa/i, setelah karya wisata. Untuk meningkat wawasan mahasiswa/i dengan turun langsung ke tempatnya. Setelah itu Mahasiswa/i maupun siswa/i diwajibkan untuk membuat karya tulis. Karya tulis adalah hasil dari suatu kegiatan yang telah dilaksanakan. Laporan karya tulis ini merupakan tugas bagi semua Mahasiswa/i maupun siswa/i. Dalam penyusunan karya tulis ini, Mahasiswa/i maupun siswa/i diharapkan dapat melaporkan segala pengetahuan dan pengalamannya yang​ ​diperoleh​ ​selama​ ​menjalankan​ ​Study​ ​Tour

Tujuan pertama adalah makam Sultan Agung di Iwogiri, dari kunjungan ziarah tersebut para mahasiswa mengenal sejarah Islam yang dimana Sultan Agung merupakan murid dari Sunan Kalijaga, abdi dalem dari area makam tersebut mengatakan bahwasannya sekitar makam beliau berbau harum dan itu merupakan keistimewaan atas kewaliannya, selepas dari makam, para mahasiswa STAIM bersama dengan rombongan LESBUMI Nganjuk menuju ke Hutan Pinus Puncak Becici, disana selain para mahasiswa menikmati panorama yang indah tapi juga di suguhkan pemandangan kota Yogyakarta dari atas puncak becici, setelah dari hutan pinus puncak becici tersebut, dilanjutkan menuju ke Kantor PWNU Yogyakarta yang dimana itu merupakan inti dari studi tour ini, di PWNU Yogyakarta ini, para mahasiswa beserta rombongan LESBUMI Nganjuk bertemu dengan para aktivis seni dari Yogyakarta termasuk ketua LESBUMI Yogyakarta, di PWNU ini para mahasiswa STAIM beserta rombongan berdiskusi atau sharing tentang kebudayaan Yogyakarta serta mengenal gerakan apa saja yang sudah dilaksanakan LESBUMI Yogyakarta untuk kota tercintanya, dari sini juga para mahasiswa diberi motivasi serta dorongan untuk meningkatkan kecintaan terhadap kebudayaan lokal serta bagaimana mempublikasikannya ke masyarakat, bahkan gerakan LESBUMI Yogyakarta sudah mencapai ranah internasional seperti negara tetangga yaitu Malaysia. LESBUMI Yogyakarta menjadi wadah untuk orang asing belajar serta mengenal lebih dalam tentang budaya yang ada di Yogyakarta, LESBUMI Yogyakarta juga membuat gerakan LESBUMI masuk BUI yang dimana para anggota LESBUMI memberikan kegiatan terkait seni budaya serta ttg agama, barakallah, agenda berikutnya dilanjutkan dengan kunjungan ke Malioboro, disana para mahasiswa STAIM beserta rombongan LESBUMI Nganjuk disuguhkan dengan aneka batik serta jajanan khas Yogyakarta yang sangat cocok. Mahasiswa sangat antusias mengikuti kegiatan ini dan mereka mendapatkan banyak pengalaman dalam mengikuti acara study tour ini.

#Kerja keras cerdas tuntas dan ikhlas menuju STAIM hebat bermartabat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *